My Bisnis


Dunia sudah semakin canggih dengan teknologo-teknologi yang sangat membantu manusia dalam beraktivitas, bahkan dari segi pemenuhan pangan. Namun, hal yang masih selaras dengan perkembangan teknologi yaitu perkembangan jumlah kelahiran manusia, sehilngga semakin berkurangnya lahan untuk pemenuhan dalam segi penanaman bahan pangan, melainkan lahan sudah banyak diperuntukkan lahan pemukiman, dan bahkan juga yang kita lihat deasa ini, yaitu pembukaan lahan untuk menanam tanaman yang bukan bahan pangan pokok, melainkan hanya untuk memperkaya diri. 
       Bagaimana kita sebagai manusia yang masih ingin memenuhi kebutuhan pangan menghadapi lahan tanam yang semakin berkurang? 
Zaman yang serba modern ini bertanam tak lagi harus menggunakan tanah. Berbagai metode bercocok tanam bisa digunakan bagi yang ingin menekuninya. Salah satunya adalah bertanam secara hidroponik. Hidroponik sendiri adalah suatu cara bertanam tanpa media tanah. Ketika dihadapkan pada masalah yang di hadapi di dunia berkaitan dengan produksi pangan, berkebun dengan sistem hidroponik (hydroponic system) menawarkan solusi yang menjanjikan. Di negara-negara miskin di mana tanah atau iklim tidak ramah terhadap pertanian, hidroponik menawarkan cara untuk menumbuhkan tanaman pangan dengan mudah. Juga, di daerah dimana tanah telah kehilangan nutrisi atau tanah subur sulit didapat, hidroponik dapat menjadi alternatif ideal untuk bercocok tanam.
           Ada beberapa keuntungan bercocok tanam secara hidroponik sebagai berikut.
  1. Persoalan sempitnya lahan bukan lagi menjadi masalah karena kegiatan bercocok tanam bisa dilakukan di manapun, baik di dalam rumah, di kapal, di lahan kritis, di padang pasir, maupun di tengah kota yang sempit.
  2. Penanaman tidak tergantung musim.
  3. Media tanam yang digunakan bisa berulang-ulang.
  4. Jika penanaman hodroponik diusahakan di dalam rumah kaca, risiko serangan hama dan penyakit menjadi relatif lebih kecil.
  5. Penggunaan pupuk lebih efisien dan efektif tetapi tanaman mampu memberikan hasil dengan kualitas dan kuantitas yang maksimal.
  6. Bebas dari gulma yang merugikan tanaman pokok.
  7. Pertumbuhan tanaman lebih terkontrol.


Zaman dahulu orang belum terpikir dengan adanya budidaya tanaman hidroponik dalam  membudidaya tanamannya, biasanya mereka membudidayakan tanamannya dengan cara menanam dengan media tanah. Dan cara yang dilalukan  dengan media tanah memerlukan waktu yang cukup lama dan mengeluarkan tenaga agar terpelihara tanamannya dengan baik. Khususnya para petani  yang harus kerja ekstra dalam memelihara tanamannya, menjaga tanamannya agar tetap terpelihara dan berkembangbiak dengan baik tanpa adanya pengaruh dari pupuk urea dan pestisida yang dapat membahayakan konsumen.

Akan tetapi akhir-akhir ini kecenderungan masyarakat kita dalam memelihara tanamannya adalah memerlukan waktu dan tenaga dalam upaya memelihara tanaman agar kualitas tetap terjamin, memperhatikan gizi dan kandungan dalam tanaman tersebut, menjaga kesehatan tanaman agar terhindar dari pupuk urea dan pestisida, apalagi orang awam yang hanya bisa memelihara tanamannya dengan sebelah  mata atau tidak dengan detail cara membudidayakannya, dan itu bukan hal yang mudah untuk kita lakukan.

Dari fenomena diatas maka sangat cocok dan potensial bila kami mendirikan usaha dalam budidaya tanaman hidroponik, dimana dari segi kualitas dapat memenuhi keinginan konsumen  yaitu nyaman dikonsumsi, praktis, efisien, efektif, tidak menguras tenaga, kualitas terjangkau sesuai dengan apa yang diinginkan konsumen, karena sehat untuk dikonsumsi di bandingkan dengan menanam dengan media tanah..

Dengan faktor produksi yang relative murah dan terjangkau serta mudah didapat, kami yakin usaha yang kami lakukan ini memiliki berbagai aspek yang dapat menguntungkan bagi pribadi maupun orang lain.

Adapun latar belakang didirikannya usaha ini adalah:
1)                  Masyarakat membutuhkan tanaman/sayur-mayur yang dapat membantu kesehatan tubuh. Dengan produk yang berkualitas diharapkan  masyarakat tidak jenuh dalam penggunaannya.
2)                  Hemat tempat dan ramah lingkungan
3)                  Bahan baku mudah diperoleh dan murah.

1.2Perumusan Visi Usaha
Menjadi usaha budidaya tanaman hidroponik sebagai usaha kecil yang diminati masyarakat  serta agar mendapatkan keuntungan yang maksimal.

1.3 Perumusan Misi Usaha
1)      Proses produksi tanaman yang berkualitas, baik fisik maupun material yang digunakan.
2)      Menerapkan produk yang mutu terjamin, efesien dan efektif.
3)      Menjaga tanaman agar tetap higenis. Dengan pembudidayaan yang modern dan canggih diharapkan dapat memuaskan konsumen.
4)      Memperkenalkan tanaman dan hasil tanaman hidroponik kepada masyarakat, khusunya para petani yang membudidaya tanaman.

1.4 Tujuan Usaha
 Adapun beberapa tujuan dalam usaha budidaya tanaman hidroponik ini adalah:
1.      Meningkatkan taraf hidup menjadi lebih baik untuk memperoleh keuntungan.
2.      Untuk menerapkan jiwa kewirausahaan.
3.      Melatih kemandirian.
4.      Menjaga kesehatan.

1.5 Manfaat Usaha
1.      Mampu memenuhi kebutuhan dan selera konsumen
2.      Menciptakan lapangan pekerjaan
3.      Meningkatkan pendapatan dan memperoleh keuntungan

1.6 Deskripsi Usaha

              Usaha yang akan kami mulai adalah yang bergerak dalam bidang budidaya yang memanfaatkan bahan-bahan material sebagai alat untuk budidaya tanaman hidroponik yang efisiensi. Karena pada dasarnya masyarakat awam masih minim menggunakan media hidroponik untuk membudidayakan tanaman, sehingga dengan adanya budidaya ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menjaga kesehatan akan mengonsumsi tanaman/sayur-mayur. Usaha ini mungkin masih jarang diminati orang banyak, karena kebanyakan mereka hanya membiasakan bertanam dengan media tanah, secara kurang higenis, kurang  tepat dan dapat terganggu hama sehingga tanaman kurang baik untuk digunakan/dikonsumsi. Namun oleh karena itu kami berusaha untuk mengembangkan usAha ini agar dapat lebih maju lagi dan menunjukan citra yang baik akan segala macam budidaya yang modern, canggih dan bermutu tinggi.

Download Makalah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bussines Plan (BP)

Ide Usaha Kekinian di Masa Pandemi Covid 19