Subhanallah dan Bertasbih
"Subhanallah" terdiri dari kata "subhan" dan "Allah", yang sering diartikan sebagai "Maha Suci Allah". Akar kata "subhan" adalah "s-b-h" (huruf Arab sin-ba-ha ) yang muncul 92 kali di 87 ayat di dalam Al-Quran. "Tasbih" juga berakar kata sama, sehingga "bertasbih" sering diartikan sebagai "mensucikan (nama-Nya)" atau bahkan berdzikir "subhanallah, subhanallah" . Namun akar kata "s-b-h" ini arti aslinya adalah "berenang" atau "mengapung". Seorang "perenang", misalnya, dalam bahasa Arab disebut "sabbah" . Dari sini bisa kita pahami mengapa "subhan" diterjemahkan sebagai "maha suci". Bukan dalam arti bersih atau kudus, tapi lebih sebagai sesuatu yang "tak tercela/terkotori": sesuatu yang tetap "mengapung", tak tenggelam oleh anggapan buruk atau segala atribut negatif apapun tentang ...